Breaking News

Buletin Al Ma’un Edisi XXVII

KH. Muhammad Dahlan

PEMRAKARSA MTQ DAN BERDIRINYA PTIQ

 

Muhammad Dahlan, putra ketiga dari lima bersaudara (dua putra, tiga putri) pasangan Abdul Hamid dan Chamsiyah, lahir 2 Juni 1909, bertepatan dengan 14 Jumadil Ula 1327 Hijriah di Desa Mandaran Rejo, Kotamadya Pasuruan, Jawa Timur. Sebuah desa dengan sebagian besar lahannya berupa petakan tambak udang dan ikan bandeng.

Ayah dan ibu beliau termasuk orang tua yang sangat disiplin menanamkan kesadaran kepada putra-putrinya agar taat menjalankan ajaran agama. Disamping bimbingan yang diterima dari kedua orangtua beliau, dasar-dasar pendidikan yang di kemudian hari banyak mewarnai corak kepribadian beliau didapat dari Pesantren Siwalan Panji, Sidoarjo dan Pesantren Tebuireng, Jombang.

Berkiprah di Pentas Nasional

Kiprah KH. Muhammad Dahlan di pentas nasional diawali tahun 1941 dengan menjadi anggota Dewan Majelis Islam A’la Indonesia (MIAI) yang berkedudukan di Surabaya. Tahun 1945, ketika Masyumi didirikan, beliau menjadi anggota Dewan Pimpinan Partai hingga tahun 1952, saat NU memisahkan diri dari Masyumi. Beliau juga menjadi anggota Komite Nasional Indonesia Pusat di Yogyakarta tahun 1946. Pada Mukatamar NU yang ke-20 di Surabaya tahun 1954, beliau terpilih sebagai Ketua Umum Tanfidziyah Nahdlatul Ulama. Melalui partai yang dipimpinnya, beliau juga duduk sebagai anggota Konstituante RI hingga tahun 1959. Setahun kemudian, Dewan Permusyawaratan Rakyat Gotong Royong dibentuk dan beliau diangkat menjadi anggotanya. Namun, pengangkatan itu beliau tolak dengan alasan pembentukan lembaga tersebut dinilai tidak dilakukan secara demokratis, karena tidak memberi kesempatan kepada golongan oposisi.

Pada tanggal 11 Oktober 1967 melalui Keputusan Presiden nomor 171/167, beliau diangkat menjadi Menteri Agama dalam Kabinet RI XXVII/Kabinet Ampera yang disempurnakan. Setahun kemudian, beliau kembali menjadi Menteri Agama dalam Kabinet Pembangunan I hingga tahun 1971. Selepas menjadi menteri, beliau duduk sebagai anggota Dewan Pertimbangan Agung hingga akhir hayat beliau.

Berkiprah di Pentas Nasional

Pada tanggal 30 November 1967, di tengah situasi keumatan yang tidak kondusif karena terjadinya gesekan dan benturan antar umat beragama di mana-mana, KH. Muhammad Dahlan mengambil prakarsa mengadakan Musyawarah Antar-Agama. Musyawarah bertujuan mencari jalan keluar agar peristiwa intoleransi antaragama tidak terulang, sehingga kerukunan antarumat beragama berjalan dengan baik. Beliau yang memimpin langsung jalannya pertemuan tersebut mengajukan pokok-pokok pikiran. Intinya adalah agar propaganda agama tidak dilakukan dengan tujuan meningkatkan jumlah pemeluk masing-masing agama, namun dilaksanakan untuk memperdalam pemahaman agama dan pengamalan ajaran masing-masing. Penyebaran agama hendaknya tidak dilakukan pada komunitas yang sudah jelas mayoritasnya telah menganut agama tertentu, tetapi dilakukan di daerah yang penduduknya belum memeluk suatu agama.

Pemrakarsa MTQ dan Berdirinya PTIQ

Dalam kapasitas beliau sebagai Menteri Agama, KH. Muhammad Dahlan bersama Prof. Ibrahim Hossen adalah pemrakarsa pertama penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat nasional yang untuk pertama kalinya diadakan di Ujung Pandang, Sulawesi Selatan. Beliau berdua, bersama KH. Zaini Miftah, KH. Ali Mashar dan Prof. DR, H.A Mukti Ali, pada tanggal 23 Januari 1970 membentuk Yayasan Ihya’ Ulumuddin yang setahun kemudian merintis berdirinya Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an (PTIQ), yang secara khusus mengajarkan seni baca dan menghafalkan Al-Qur’an serta mengkaji ilmu-ilmu Al-Qur’an.

***

Pada tanggal 1 Februari 1977, usai melakukan kebiasaan rutin beliau, membaca Dalail Khairat, KH. Muhammad Dahlan wafat, meninggalkan Ny. Aisyah Dahlan, istri tercinta beliau dan empat putra beliau. Jenazah beliau dimakamkan di Taman Pahlawan Kalibata – wujud dari penghargaan pemerintah atas jasa-jasa beliau dalam turut serta membangun bangsa Indonesia.

Disarikan dari buku “Menapak Jejak Mengenal Watak Kehidupan Ringkas 29 Tokoh NU”

Comments

comments

Pages ( 2 of 2 ): « Previous1 2